Bagi mereka hanyalah, alam memberi kehidupan. "Jangan rampas negeri kami, karena disitulah sumber kehidupan." "Sesungguhnya, hati kami tak sekelam kulit kami", kata teman Papuaku, Puraro. Salamku untuk Mas Pur. See You in Padang.
Ketika masih kecil mereka menjadi buah hati orangtua., penyejuk jiwa. Saat dewasa mereka akan punya kehidupan sendiri-sendiri, sesuai dengan sifat & karakter yang diberikan Sang Pencipta kepadanya. "Semoga menjadi orang berguna nak., Aminn."
Tidakkah mereka puas dengan apa yang telah dimiliki..? Jauh dari kepuasan., seperti minum air laut, makin diminum makin haus. Semoga tidak demikian halnya dengan kita yang muslim.
Masuk Islam Ketika 9 11 Disebut Agama Teroris? NewYork (http://www.suaramedia.com) Serangan 11 September 2001 menjadi titik awal perang AS melawan teror di bumi-bumi Muslim. Invasi AS ke Irak dan Afghanistan membuat dunia percaya bahwa Islam dan Muslim identik dengan kekerasan dan terorisme. Tapi kampanye-kampanye negarif tentang Islam dan Muslim yang demikian gencar justeru membuat banyak non-Muslim di Barat yang tertarik mempelajari Islam dan tak sedikit diantara mereka yang akhirnya memilih menjadi seorang Muslim. Visit Berita Selanjutnya Masuk Islam Ketika 9 11 Disebut Agama Teroris!
Sungguh Nchie merasa beruntung mendapati seluruh keluarga yang begitu memperhatikan serta menyayangiku. Semoga Allah ta’ala membalas semua kebaikan itu dengan Pahala yang berlipat, amin Allahumma amiin…
Lewat kesempatan ini Nchie ingin berbagi kebahagiaan dg Mamak lewat hasil karyaku bersama sahabat-sahabat dari Indonesian Commercial Jockey. Semoga Mamak berkenan mendengarkannya, insyaAllah...
Tadi mamak liek foto-foto kamanakan jo milad ka 25 yo. Kamanakan makin cantik, bertambah usia, makin memperoleh kematangan jiwa dan tetaplah istiqamah di jalan rahmat Allah SWT., amiin.